Posted by : Adm zaen Selasa, 12 April 2016

  Artikel ini adalah kumpulan beberapa kultum yang ada di google

Kumpulan Kultum Part 1

KULTUM 1 APA DAN BAGAIMANA YANG DIKATAKAN KAROMAH ITU

Dalam al-Quran (QS. Ali Imran: 37), kita dapatkan kisah Maryam yang selalu hadir di hadapannya buah-buahan segar yang bukan pada musimnya, atau juga kisah pengikut Nabi Sulaiman yang mampu memindahkan singgasana Ratu Saba’ dalam sekejap mata (QS. An-Naml: 40).
Dalam hadits, kita juga mendapatkan riwayat shahih dari Rasulullah saw yang mengabarkan beberapa kejadian luar biasa yang dialami seseorang yang bukan Nabi.
Di antaranya, kisah tiga orang yang terkurung batu besar di dalam goa. Secara akal, kekuatan mereka tidak mampu menggeser batu tersebut. Namun setelah mereka masing-masing berdoa kepada Allah, maka batu tersebut sedikit demi sedikit bergeser sehingga mereka dapat keluar dari goa tersebut (Muttafaq alaih).
Demikian juga tentang kisah Juraij, seorang ahli ibadah yang dituduh berzina dengan seorang pelacur. Namun akhirnya dia bebas dari tuduhan itu setelah mohon kepada Allah, sehingga bayi pelacur terse-but dapat berbicara dan menyatakan bahwa ayahnya bukanlah Juraij (HR. Muslim).
Kemudian pada zaman Rasulullah saw, Allah memberikan karomah kepada beberapa orang shahabatnya. Di antaranya adalah apa yang dialami oleh ‘Usaid bin Hudhair dan Abbad bin Bisyr, ketika keduanya kembali setelah menemui Rasulullah saw, mereka melewati jalan yang sangat gelap, namun mereka diterangi oleh cahaya yang terdapat pada tongkatnya hingga mereka tiba di rumah masing-masing (HR Bukhari).
Dari kalangan tabi’in, diriwayatkan oleh para perawi yang tsiqah (terpercaya) bahwa Abu Muslim Al-Khaulani dapat berjalan di atas air, dan jika dia minta hujan, maka hujan diturunkan [1])
Maka berdasarkan hal-hal di atas, Ahlussunnah wal Jama’ah berkeyakinan bahwa karomah dapat terjadi pada orang-orang yang saleh dan bertakwa.
Apakah Setiap Kejadian Luar Biasa Dianggap Karomah?
Walaupun kita berkeyakinan bahwa karomah itu ada, namun yang harus kita pahami dengan baik adalah bahwa tidak semua kejadian luar biasa dapat dianggap karomah. Karena hal tersebut dapat juga terjadi sebagai tipu daya setan untuk menyesatkan manusia. Hal ini penting diketahui, karena banyak kaum muslimin yang terpedaya ketika melihat kejadian luar biasa pada orang-orang yang ingin menyesatkan manusia.Perlu diketahui, bahwa kejadian luar biasa dapat juga bersumber dari perbuatan jin atau setan, baik terjadi pada orang kafir, atau pada orang yang telah menjadi budak setan dengan menggadaikan agamanya kepada setan dan mempersembahkan apa saja yang diminta setan untuk mendapatkan imbalan berupa kemampuan luar biasa. Atau bahkan dapat terjadi juga pada ahli ibadah sebagai tipu daya setan untuk menggelincirkannya dari jalan yang benar.Hal tersebut bukan perkara mustahil, sebab Allah telah memberikan kemampuan terhadap jin atau setan di luar kemampuan manusia, seperti gerak yang cepat, tidak dapat dilihat manusia, berubah bentuk, dapat merasuk ke dalam tubuh manusia dll. Hal itu dapat mereka perlihatkan di hadapan manusia sebagai pemandangan luar biasa dan tentu saja sebagai upaya mereka yang tanpa henti untuk menyesatkan manusia.
Sikap Jika Melihat Atau Mendengar Sesuatu Yang Luar Biasa?
Ketika kita melihat kejadian luar biasa pada diri seseorang atau mendengar berita tentang hal tersebut, maka hendaklah kita tidak tergesa-gesa memutuskannya sebagai karomah sebelum menilai beberapa hal:Dari sisi subyeknya. Yaitu orang yang mengalami kejadian luar biasa tersebut adalah orang yang benar-benar beriman dan bertakwa kepada Allah Ta’ala.
Kejadian luar biasa itu sendiri bukan sesuatu yang bertentangan dengan ajaran Allah Ta’ala atau menjadi sebab dilanggarnya ajaran Allah Ta’ala.
Dari sisi pembawa berita, jika hal tersebut berupa berita. Yang menyampai-kan berita haruslah dikenal sebagai orang yang bertakwa dan telah teruji kejujuran-nya dalam ucapan dan perbuatan (tsiqah).Jika ketiga hal tersebut menyertai kejadia biasa pada seseorang, maka layak disebut karomah. Namun jika tidak ada salah satunya apalagi ketiga-tiganya, maka kejadian tersebut tidak boleh dikatakan karomah.


KULTUM 2 ORANG YANG BERTEMAN DENGAN SYETAN

36- Barang siapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Qur’an), Kami adakan baginya setan (yang menyesatkan) maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. 37- Dan sesungguhnya setan-setan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk. 38- Sehingga apabila orang-orang yang berpaling itu datang kepada Kami (di hari kiamat) dia berkata: “Aduhai, semoga (jarak) antaraku dan kamu seperti jarak antara masyrik dan magrib, maka setan itu adalah sejahat-jahat teman (yang menyertai manusia). 39- (Harapanmu itu) sekali-kali tidak akan memberi manfaat kepadamu di hari itu karena kamu telah menganiaya (dirimu sendiri). Sesungguhnya kamu bersekutu dalam azab itu. (Az Zukhruf 36-39)

Ada beberapa pesan Allah yang tersirat dalam surat Az zukruf ayat 36-39 ini antara lain
1.                                       Barang siapa yang berpaling dari ajaran Al Qur’an , Allah akan menjadikan baginya teman karib dari golongan syetan yang menemaninya dimanapun dia berada.
2.                                       Syetan yang menjadi teman karibnya itu akan menghalanginya dari jalan yang benar dan menyeretnya kepada jalan yang sesat sedang mereka menyangka bahwa mereka berada pada jalan yang benar dan mendapat petunjuk
3.                                       Mereka baru menyadari kesesatannya itu kelak ketika terjadi peristiwa kiamat, dan mereka menyeru agar Allah menjauhkan dirinya dari syetan yang menjadi sahabat karibnya itu bagaikan timur dan barat.
4.                                       Semua harapannya itu dihari kiamat kelak hanya sia sia belaka
5.                                       Syetan itu adalah sejahat jahat teman yang mendampingi manusia, ia menyeret manusia yang jadi temannya  itu untuk bersama sama memasuki neraka jahanam yang panas membakar.
Dalam surat Az zukhruf ayat 36-37 diatas  Allah telah menegaskan bahwa barang siapa yang tidak peduli dengan Al Qur’an , tidak mau membaca dan menjadikannya sebagai pedoman dan pegangan hidup.  Selalu membantah dan menentang peringatan Al Qur’an. Maka Allah akan menjadikan baginya syetan sebagai teman yang mendampinginya kemanapun ia pergi. Syetan itulah yang jadi penasehatnya , yang memperlihatkan indah semua perbuatan buruk dan maksiat, serta memperlihatkan buruk padanya semua   amal shaleh dan kebaikan.
Syetan yang menjadi sahabat karib mereka itu  ada dua macam yaitu syetan dari golongan manusia dan syetan dari golongan jin. Seorang pezina tentu akan berteman dengan pezina pula, demikianpula seorang pejudi, pemabuk ,pencandu narkoba,  pencuri atau perampok tentu akan berteman dengan orang yang berperilkaku sama, itulah syetan syetan dari golongan manusia, yang menyeret mereka untuk bersama sama memasuki neraka jahanam. Mereka amat benci kepada orang yang menasehati atau mengingatkan mereka. Amat berat bagi mereka mengerjakan berbagai amal soleh dan kebanjikan serta taat pada Allah.  Mereka amat menikmati berbagai perbuatan maksiat dan kejahatan yang mereka kerjakan.
Sementara itu syetan dari golongan jin akan masuk kedalam pembuluh darahnya , mempengaruhi seluruh organ tubuhnya untuk melakukan kemaksiatan dan berbagai perbuatan buruk lainnya.  Mulutnya senang bergunjing dan memakan makanan yang haram, matanya senang melihat hal yang dilarang Allah, telinganya senang mendengar musik dan gosip, tangannya sanang mengambil yang bukan haknya, kakinya senang melangkah ketempat tempat maksiat. Syetan dari golongan jin itu  membisikan was was dan fikiran buruk kedalam hati dan fikirannya.  Kadangkala syetan dari golongan jin itu juga hadir dalam berbagai mimpi buruk yang dialaminya hampir tiap hari.


KULTUM 3 SYETAN DARI GOLONGAN MANUSIA
Syetan merupakan balatentara iblis yang berusaha menyesatkan manusia dari jalan Allah yang lurus. Orang orang yang hati dan fikirannya dipenuhi keinginan syahwat, memperturutkan semua keinginan hawa nafsunya merupakan syetan dalam bentuk manusia. Hati hatilah bergaul dengan kelompok ini, mereka  akan membujuk siapa saja yang ada didekatnya untuk melakukan berbagai perbuatan buruk dan maksiat yang diarang Allah. Mereka mengajak siapa saja yang ada didekatnya untuk menjauhi ajaran agama dan taat pada Allah.
Pesta pora, perjudian , mabuk mabukan, Narkoba, perzinahan merupakan alat mereka untuk menyesatkan umat manusia dari jalan Allah yang lurus. Orang yang sudah terjebak dalam perangkap iblis , bergelimang berbagai kemaksiatan seperti diatas , umumnya amat sulit untuk bisa keluar dari lingkungan tersebut . Hati dan fikirannya sudah dipenuhi kegelapan, mereka sudah menjadi budak hawa nafsunya.
Mereka yang sadar dan berusaha untuk keluar dari lingkungan tersebut butuh perjuangan dan  kemauan yang kuat untuk bisa hijrah dan keluar dari lingkungan tersebut, mereka hampir tidak bisa keluar dengan selamat tanpa pertolongan dan karunia Allah.
Karena itu hati hatilah dalam bergaul , jangan bergaul dan berteman akrab dengan orang yang sudah menjadi budak syetan dan selalu memperturutkan hawa nafsunya. Mereka akan menyeret anda untuk ikut bersama sama menjadi budak nafsu , jauh dari ibadah dan ketaatan pada Allah.
Didalalm surat Az zukhruf ayat 36-39 diatas Allah telah mengingatkan bahwa orang yang jauh dari Al Qur’an dan tidak peduli dengan peringatan Allah akan diberikan teman yang setia dari golongan seperti ini. Mereka akan menyeretnya ke jalan yang sesat sedang mereka menyangka bahwa ia berada pada jalan yang benar.


KULTUM 4 SYETAN DARI GOLONGAN JIN
Disamping syetan dari golongan manusia seperti disebutkan diatas adalagi syetan dari golongan jin yang juga merupakan balatentara iblis dalam menyesatkan manusia.  Allah telah mengingatkan kita agar hati hati dan waspada terhadap tipu daya syetan dari golongan jin ini sebagaimana disaebutkan dalam surat Al A’raaf ayat 27 :
27. Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya ‘auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.


Menghadapi syetan dari golongan jin ini lebih berat dari menghadapi syetan dari golongan manusia, karena mereka dapat melihat kita dari tempat yang kita tidak bisa melihat mereka. Menghadapi syetan dari golongan manusia yang secara fisik bisa kita lihat saja  sudah cukup berat , apalagi menghadapi syetan dari golongan jin yang tidak bisa kita lihat. Syetan dari golongan jin ini juga punya kemampuan untuk berjalan mengikuti aliran darah manusia, sebagaimana disebutkan Rasulullah dalam salah satu hadistnya :” Sesungguhnya syetan berjalan pada anak Adam mengikuti aliran darah” HR Muslim
Orang yang jauh dai Al Qur’an dan tidak peduli dengan peringatan Allah akan dikepung oleh syetan dari golongan manusia dan syetan dari golongan jin. Syetan syetan itu akan memperlihatkan buruk semua  perbuatan baik dan memperlihatkan baik semua perbuatan buruk. Syetan itu menyeret mereka kepada jalan yang sesat sedang mereka menyangka berada pada jalan yang benar.  Orang yang sudah disesatkan syetan bersifat keras kepala tidak mau mendengar nasihat orang lain , dia merasa paling benar dan tidak menyadari kekeliruannya.
Jin jin fasik (syetan) banyak yang berdiam ditubuh manusia dan menimbulkan banyak masalah bagi kehidupan manusia tersebut. Banyak alasan yang dikemukan jin fasik sebagai pembenaran baginya untuk berdiam ditubuh manusia.  Antara lain :
·                                  Karena diundang datang oleh orang yang bersangkutan dengan membaca mantera,   wirid dan ritual tertentu.
·                                 Karena syahwat dan jatuh hati pada orang yang bersangkutan
·                              Ritual persembahan atau sesaji yang dilakukan manusia untuk golongan jin tertentu
·                                Adanya perjanjian antara golongan jin dengan leluhur atau nenek moyang orang yang bersangkutan
·                                Sering mendatangi tempat atau makam yang dianggap keramat.
·                               Dikirim oleh para dukun yang bekerja sama dengan jin untuk merusak kehidupan orang yang bersangkutan dengan mengerjakan sihir, guna guna atau santet.
·                                          Dijadikan tumbal pesugihan oleh orang yang bekerjasama dengan syetan dari golongan jin untuk mencari harta kekayaan dunia. Dan lain sebagainya.
 Syetan dari golongan jin ini sering menimbulkan rasa was was, cemas, takut, curiga, bimbang didalam hati dan fikiran orang yang dirasukinya. Syetan ini juga membangkitkan perasaan syahwat, emosi, dengki yang berlebihan didalam hati manusia, serta menimbulkan rasa malas untuk beribadah dan berdzikir mengingat Allah. Orang yang dirasuki syetan dari golongan jin sering terlihat berkepribadian ganda. Kadang kala ia lemah lembut dan jadi orang yang baik hati namun pada waktu lain ia jadi beringas, emosi mudah marah, mengeluarkan kata kata kotor . Sering ia melakukan perbuatan tercela itu diluar kendalinya, kadangkala ia bingung dengan dirinya sendiri , kenapa ia suka melakukan perbuatan seperti  itu.
Orang yang dirasuki syetan dari golongan jin umumnya akan bereaksi keras ketika mendengar lantunan ayat suci Al Qur’an. Kadangkala ia berteriak kepanasan, mual dan muntah, menangis, kadangkala juga jadi beringas bergerak seperti binatang buas , ular atau buaya. Syetan dari golongan jin yang merasuki tubuh manusia ini bisa dikeluarkan dengan melakukan Rukyah mandiri   mendengarkan ayat Qur’an sebanyak banyaknya, meningkatkan mutu shalat dan ibadah, serta banyak berdzikir menyebut nama Allah.
 Orang yang jauh dari Al Qur’an , malas beribadah dan berdzikir mengingat Allah,sibuk memperturutkan keinginan hawa nafsunya, amat rentan terhadap tipu daya syetan baik syetan dari golongan jin dan manusia.
Syetan itu adalah sejahat jahat teman yang mendampingi seseorang didunia ini, siapa yang berteman akrab dengan syetan maka syetan itu akan menyeretnya untuk bersama sama memasuki neraka jahanam yang panas membakar.
Karena itu Allah berulang ulang mengingatkan didalam Al Qur’an bahwa syetan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia , agar manusia mensikapinya sebagai  musuh (Fathir 5-7). Allah juga mengingatkan agar jangan mengikuti langkah dan bisikan syetan , karena syetan hanya mengajak manusia untuk mengerjakan pekerjaan keji dan mungkar (An Nur 21). Allah juga mengingatkan agar selalu berlindung pada Allah dari bisikan dan bujuk rayu syetan yang menyesatkan (Al Mukminun 97-98 dan An Nahl 98).
Pada dasarnya jika ingin dijauhkan Allah dari syetan yang terkutuk jadikanlah Al Qur’an sebagai pedoman hidup, bacalah Al Qur’an setiap hari dengan memahami dan mentadabburinya. Perbanyak dzikir dan tasbih menganggungkan nama Allah setiap saat.  Barang siapa yang melupakan dan tidak peduli dengan Al qur’an , maka Allah akan menjadikan syetan sebagai teman karibnya yang menemaninya kemanapun ia pergi sebagaimana disebutkan dalam surat Az Zukhruf ayat 36-37 diatas.


KULTUM 5 AYAT 1000 DINAR

Suatu ketika saya membaca artikel tentang keampuhan ayat 1000 dinar dalam mengatasi problem yang sulit di blog bapak Nurhana Tirtaamijaya. Beliau menceritakan pengalamannya mengunakan ayat tersebut untuk mengatasi problem pelik yang dihadapinya. Beliau membaca ayat 1000 dinar sebanyak 1000 kali sehari dengan cara setiap selesai sholat wajib 5 waktu beliau membaca 200 kali, hingga jumlahnya jadi 1000 kali. Beliau melaksanakan wirid tersebut selama satu tahun hingga masalah yang dihadapinya selesai dengan baik. .
Saya tidak pernah mendengar istilah ayat 1000 dinar dalam Al Qur’an maupun Hadist. Setelah saya membaca ayat yang ditulis beliau sebagai berikut :
…Wamayyataqillaha yajj’allahuu makhrojaa (2) Wayarzuqhu min haitsu laa yahtasib, wamayyatawakal alallahi fahuwa hasbuhuu. Innallaha baalighul amrih. Qod ja’alallahu likulli syai’ain qodroo.
…Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. (2) Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.(3)
Saya baru mengerti rupanya yang dimaksud adalah surat At Thalaq ayat 2 dan 3. . Allah menjelaskan bahwa bagi orang yang bertaqwa dan bertawakal Allah akan memberikan 3 hadiah padanya :
1.                                       Diberi jalan keluar dari setiap kesulitan atau problem yang dihadapinya
2.                                       Diberi rezeki dari tempat yang tidak diduga
3.                                       Dicukupkan semua kebutuhannya
Silih berganti problem dan masalah berlalu dalam hidup kita, kadang kala kita menemui masalah yang pelik dan rumit. Kita tidak menemukan jalan keluar dari masalah tersebut. Masalahnya jadi berlarut larut dan menimbulkan perasaan tertekan dan stress berkepanjangan . Demikian pelik masalah yang dihadapi . Timbul berbagai pertanyaan dalam hati, kapan masalah ini berakhir, apakah mungkin masalah ini bisa diselesaikan,apakah Tuhan mau menolong kita, mengapa Tuhan tidak menolong kita….dan lain sebagainya. Hal seperti itu digambarkan dalam Al Qur’an ayat 214:
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. ( Al Baqarah 214)
Bersama Allah tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan , orang yang bertaqwa dan bertawakkal padaNya pasti akan mendapat pertolongan dari Nya.
Banyak kisah tentang orang yang mendapat pertolongan dan jalan keluar dari masalahnya dari tempat yang tidak diduga. Seorang teman Anto menceritakan pengalamannya. Satu ketika istrinya yang sedang hamil tua mengeluh merasa bahwa saat melahirkan putranya sudah hampir tiba. Perut istrinya terasa mulai mulas , dipanggilah seorang bidan untuk membantu persalinan istrinya.Setelah memeriksa istrinya bidan itu mengatakan bahwa posisi bayi dalam kandungannya nyungsang. Istrinya harus dibawa kerumah sakit , kemungkinan istrinya harus menjalani operasi . Ia terkejut dari mana ia akan mendapatkan uang untuk biaya operasi istri nya, untuk hidup sehari hari saja sudah sulit. Bagaimana harus menyediakan uang sampai jutaan rupiah untuk biaya operasi . Ia betul betul bingung.
Saat itu sudah masuk waktu asar , ia pergi ke musholah untuk mengerjakan sholat asar. Selesai sholat ia berdo’a dengan khusu’ mohon diberi jalan keluar dari masalah yang dihadapi. Ia memohon sambil bercucuran air mata . Ia kembali kerumah dengan wajah tertunduk , sepanjang jalan ia terus berdo’a mohon pertolongan agar istrinya dapat melahirkan dengan mudah. Sampai dirumah ia terkejut mendengar suara tangis bayi dirumahnya. Ternyata istrinya telah melahirkan dengan selamat.


KULTUM 6 KEPANIKAN DI HARI KIAMAT
Pada saat kiamat nanti akan terjadi kepanikan yang sangat dahsyat, Gedung-gedung dan bangunan bertingkat hancur ber-terbangan. Air laut dengan gelombang setinggi gunung naik kedaratan sampai puluhan kilometer menghanyutkan semua yang dilaluinya. Gunung-gunung meletus secara serentak, hingga hancur menjadi batu-batu panas yang beterbangan. Tanah belah dan merekah mengeluarkan lumpur dan lahar panas. Tidak ada satu tempatpun yang aman dimuka bumi ini. Tidak ada mahluk hidup yang bisa bertahan dari kehancuran dihari itu. Seluruh manusia panik, menyelamatkan diri masing masing. Harta benda tidak ada artinya lagi, orang tidak peduli lagi dengan emas, berlian, mobil dan rumah mewah yang dimilikinya. Mereka diliputi ketakutan yang sangat, berusaha menyelamatkan diri-masing masing dari keganasan alam diwaktu itu. Tidak ada tolong menolong dihari itu, setiap orang berusaha menyelamatkan dirinya sendiri, mereka tidak mampu menolong atau menyelamatkan istri, anak, suami, orang tua atau teman yang mereka sayangi. Manusia dalam keadaan panik, takut dan kalut, tidak berdaya menyelamatkan diri sendiri apalagi untuk menolong orang lain, mereka tidak perduli lagi dengan harta yang mereka miliki.
Peristiwa tersebut banyak dikisahkan dalam Al-Qur’an, antara lain
1. Apabila terjadi hari kiamat, 2- terjadinya kiamat itu tidak dapat didustakan (disangkal). 3- (Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain), 4- apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya,5- dan gunung-gunung dihancur luluhkan sehancur-hancurnya,6- maka jadilah dia debu yang beterbangan, (Al Waqi’ah 1-6)
1. Apabila matahari digulung, 2.dan apabila bintang-bintang berjatuhan, 3. dan apabila gunung-gunung dihancurkan, 4. dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak diperdulikan), .5 dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan, 6.dan apabila lautan dipanaskan, (At Takwir 1-6)
1. Hari Kiamat 2- apakah hari Kiamat itu? 3- Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu? 4- Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang bertebaran 5- dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan. (Al Qori’ah 1-5)
1.               Hari Kiamat 2- apakah hari Kiamat itu? 3- Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu? 4- Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang bertebaran 5- dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan. (Al Qori’ah 1-5)
·                              Saat kiamat itu sulit diperkirakan kapan terjadinya , tidak ada yang mengetahui kapan terjadinya peristiwa kiamat selain Allah . Perhatikan firman Allah dalam surat Al A’raaf 187 berikut ini:
·                          
Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: “Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba”. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. (Al A’raaf 187)


KULTUM 7 PERMUSUHAN ABADI ANTARA SYETAN DAN MANUSIA
Awal permusuhan antara Iblis beserta kroninya Syetan dengan manusia diceritakan dalam Al Qur’an surat Al Israa’ ayat 61 – 65
61- Dan (ingatlah), tatkala Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu semua kepada Adam”, lalu mereka sujud kecuali iblis. Dia berkata: “Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?”
62- Dia (iblis) berkata: “Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebahagian kecil”.
63- Tuhan berfirman: “Pergilah, barang siapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sesungguhnya neraka Jahanam adalah balasanmu semua, sebagai suatu pembalasan yang cukup.
64- Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh setan kepada mereka melainkan tipuan belaka.
65- Sesungguhnya hamba-hamba-Ku, Kamu tidak dapat berkuasa atas mereka. Dan cukuplah Tuhan-mu sebagai Penjaga”. (Al Israak 61-65)
Allah memerintahkan Iblis nenek moyang syetan untuk sujud kepada Adam sebagai nenek moyang manusia, Iblis menolak. Ia merasa bahwa dirinya lebih mulia dari Adam sehingga ia merasa tidak pantas untuk sujud pada Adam yang dianggap lebih rendah dari dirinya. Iblis tidak rela karena Allah telah memberi kemuliaan pada Adam, ia mengancam bahwa jika Allah memberinya waktu sampai hari Kiamat ia akan menyesatkan semua anak cucu Adam kecuali sedikit. Allah murka kepada Iblis dan mengusirnya seraya mengancam akan membenamkannya beserta semua orang yang menjadi pengikutnya kedalam neraka jahannam. Allah mempersilahkan Iblis beserta tentaranya untuk menghasut dan memperdaya manusia mengikuti semua perbuatan Iblis dan syetan, Allah mempersilahkan Iblis menipu manusia dengan berbagai siasat. Namun Allah memberikan jaminan bahwa Iblis beserta tentaranya tidak akan mampu menjerat hamba hambanya yang ikhlas beribadah padaNya.
Ancaman Iblis tersebut tetap berlaku sampai sekarang. Iblis beserta tentaranya setiap detik, setiap saat terus mengikuti kita, mengatur siasat dan tipu daya agar kita jauh dari Allah dan kebenaran. Setiap saat Iblis beserta tentaranya terus berusaha menyimpangkan kita dari jalan yang benar. Iblis membujuk dan mendorong kita untuk mengikuti hawa nafsu, berbuat dosa dan meninggalkan mengerjakan amal soleh dan mengingat Allah. Sayang sebagian besar manusia tidak menyadari keadaan ini, mereka lupa pada Allah, mereka terlalu asyik memperturutkan bisikan syetan untuk memenuhi kebutuhan hawa nafsu yang terus bergelora.
Iblis merupakan sumber energi negatif yang terus menerus memancarkan energinya untuk mempengaruhi manusia melakukan berbagai penyimpangan dalam hidupnya. Rasa benci, dendam, iri hati, jengkel, malas, hasrat untuk memenuhi semua keinginan hawa nafsu yang rendah, pemuasan nafsu syahwat, rakus harta, cinta dunia, enggan beribadah. Semua itu adalah pengaruh energi negatif yang dipancarkan Iblis beserta kroninya untuk mempengaruhi manusia sesuai program yang telah dicanangkan oleh Iblis sejak awal terbentuknya alam semesta hingga hari kiamat nanti.
blis menanamkan semua sifat negatif itu kedalam hati manusia melalui bisikan bisikan yang muncul dalam hati. Iblis dan syetan adalah mahluk ghaib yang tidak bisa kita lawan dengan kekuatan fisik. Kita hanya bisa melawan dan menghadapi Iblis beserta kroninya dengan energi batin yang ada pada diri kita masing masing. Untuk menghadapi Iblis dan Syetan kita harus mengerahkan kekuatan hati dan fikiran kita, bukan kekuatan tangan, kaki atau fisik kita. Mereka adalah mahluk ghaib harus kita hadapi dengan kekuatan yang ghaib pula. Allah memberi bimbingan pada kita agar selalu berlindung pada Allah dari pengaruh Syetan yang terkutuk, firman Allah dalam S An Nahl 98:
Apabila kamu membaca Al Qur’an, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk. ( An Nahl 98)



KULTUM 8 NIKMATNYA BERJUANG DIJALAN ALLAH
Berjuang dijalan Allah, dalam bahasa Al Qur’annya Jihad fiisabilillah adalah suatu kegiatan atau aktifitas mulia yang sangat dianjurkan dalam Al-Qur’an. Sayang pengertian Jihad akhir2 ini sering diselewengkan dengan pengertian yang negatif. Ada istilah laskar Jihad, Komando Jihad dan lain sebagainya yang dikaitkan dengan kegiatan teroris, sehingga ada sekelompok orang yang alergi dengan istilah Jihad fiisabililah. Dasar dan perintah untuk melaksanakan Jihad fiisabilillah dapat kita temui dalam surat As Shaf 10-12 :

10- Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih?
11- (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya,
12- niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam surga Adn. Itulah keberuntungan yang besar.
(As Shaff 10-12)
Allah memerintahkan orang yang ber-Iman untuk berjihad (berjuang) dijalan Allah dengan harta dan diri mereka. Jika tidak mampu dengan harta dan diri, berjuanglah dengan harta saja atau dengan diri (badan) saja. Orang yang mempunyai harta namun tidak punya waktu silahkan berjuang dengan hartanya. Orang yang tidak punya harta namun mempunyai banyak waktu dan keahlian silahkan berjuang dengan badannya sendiri. Orang yang punya harta akan membiayai orang yang tidak punya harta, sementara para ahli dan orang yang memiliki waktu banyak akan menerima pembiayaan dari para hartawan tersebut, itulah sinergi antara orang yang mempunyai harta dengan orang yang tidak memiliki harta dalam jihad fiisabilillah.
Jihad fiisabilillah bukan hanya berperang melawan musuh atau orang yang kafir, jihad fiisabilillah memiliki pengertian yang lebih luas dari itu. Dalam salah satu peperangan para sahabat mengatakan : “Kita baru saja menyelesaikan Jihad yang besar”. Rasulullah membantah: “Tidak, kita baru saja menyelesaikan jihad yang kecil untuk menghadapi Jihad yang lebih besar, yaitu jihadun nafsi (perjuangan menghadapi hawa nafsu)”.
Pada dasarnya semua aktifitas dan usaha yang dilaksanakan dalam rangka mencari Ridho Allah, mensiarkan Agama Allah, menegakan kalimat tauhid, memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah, bisa dimasukan kedalam kegiatan jihad fiisabilillah. Semua usaha yang dilakukan seseorang dalam rangka jihad fiisabilillah adalah untuk kemaslahatan diri mereka sendiri, bukan untuk Allah. Allah maha kaya, dia tidak butuh kepada manusia. Ia tetap sebagai penguasa alam semesta walaupun manusia tidak menyembahNya, ini dinyatakan Allah dalam firmanNya pada surat Al Ankabut ayat 6 :
alankabut-6
6- Dan barang siapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam. (Al Ankabut 6)
KULTUM 9 BERJIHAT DENGAN BADAN DAN DIRI
Banyak orang yang ingin ikut berjuang dijalan Allah, namun apa daya mereka tidak punya harta yang cukup untuk diinfakan. Berjuang dijalan Allah tidak terbatas hanya dengan harta saja. Setiap orang bisa berjuang dijalan Allah dengan fisik dan badan saja. Usaha beribadah, mendekatkan diri pada Allah dengan kegiatan sholat, puasa, dzikir, tasbih, menuntut ilmu, bekerja dan berniaga, berdakwah, menegakkan syi’ar Agama dan lain lain merupakan kegiatan jihad dengan badan yang tidak memerlukan biaya besar. Betapun miskinnya seseorang, ia bisa melakukan kegiatan tersebut.
Mereka bisa saja mejalankan kegiatan jihad seperti berdakwah, mengajarkan Al-Qur’an dan ilmu lainnya, menegakkan syi’ar Islam yang memerlukan dana dengan biaya sendiri atau dari saudaranya yang memiliki harta cukup. Disinilah diperlukannya hidup bermasyarakat dan berjamaah dalam Islam. Saling tolong menolong dalam melakukan kegiatan jihad fiisabilillah. Allah sangat mencintai orang yang bekerjasama bahu membahu dalam melakukan kegiatan jihad fiisabilillah sebagaimana disebutkan dalam surat As Shaff 4:
asshaf4
4- Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.(As Shaff 4)
Dewasa ini banyak kita temui para Ustadz dan Mubaligh yang berjuang menyampaikan dakwah, tertatih tatih dengan biaya seadanya. Mereka berjuang dengan badan dan dirinya sekuat yang bisa mereka lakukan, kadangkala mereka kelelahan . Ketika mereka atau salah satu anggota keluarga mereka menderita sakit mereka kesulitan memenuhi biaya untuk berobat diri maupun keluarganya. Sungguh berbeda dengan para pendeta dari agama lainnya yang mendapat dukungan dana yang kuat dari umatnya. Para ustadz dan Mubaligh kita didaerah tertinggal dan daerah pedalaman harus berjuang dengan kesanggupan sendiri, bersaing dengan para pendeta yang didukung dengan dana yang kuat dari umatnya.
Dalam melaksanakan kegiatan dakwah sebenarnya sangat dibutuhkan sinergi antara mereka yang mempunyai harta dengan mereka yang hanya memiliki ilmu dan keterampilan. Jika kekuatan ini bisa digabungkan insya Allah kemashlahatannya akan bisa kita nikmati bersama.



KULRUM 10 BERJUANG DIJALAN ALLAH DENGAN HARTA DAN DIRI
Tidak banyak orang yang bisa melakukan kegiatan ini. Kegiatan tersebut hanya bisa dilakukan oleh orang yang memiliki ilmu, keterampilan dan harta cukup. Ia bisa berjuang dengan harta dan dirinya, tidak bergantung pada bantuan dan pertolongan orang lain. Bahkan mereka yang memiliki kemampuan leadership mampu menggerakan orang lain dengan harta dan keterampilan (ilmu) yang dimilikinya nya untuk berjuang dijalan Allah.
Kita juga banyak menemukan orang yang telah mapan dari segi ekonomi dan keilmuannya, yang berjuang dijalan Allah dengan harta dan dirinya. Mereka cukup disegani oleh lawan dan kawan. Kita kenal beberapa tokoh yang memiliki tahap kehidupan cukup namun mereka juga gigih dalam usaha dakwah dan syi’ar Islam. Ambil saja contoh seperti Dr Ary Ginanjar dengan ESQnya, Ust H Yusuf Mansyur dengan wisata Rohaninya, KH AA Gym dengan Darut Tauhidnya, KH Arifin Ilham dengan Dzikirnya, dan banyak lagi tokoh lainnya.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Kreative - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -